Home » Berita Terpopuler » Ibu – Ibu Demo Tolak UU Pelarangan Perdagangan Barang Bekas

Ibu – Ibu Demo Tolak UU Pelarangan Perdagangan Barang Bekas

Kendari – MySultra.Com

Ratusan pedagang yang menamakan diri Asosiasi Pedagang Barang Bekas Sulawesi Tenggara (APB2S) mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), berunjukrasa menolak undang – undang yang melarang perdagangan barang bekas yang mengancam terjadinya pengangguran besar – besaran, Rabu (2/9).

Aksi yang didominasi kaum ibu – ibu ini, meminta DPRD Sulawesi Tenggara agar bersama – sama menolak undang – undang tersebut, karena dinilai diskriminatif yang hanya menciptakan pengangguran.

Massa aksi yang memenuhi aula pertemuan DPRD Sultra, berjanji akan terus melakukan aktifitas perdagangan barang bekas, meski undang – undang tersebut diberlakukan tahun ini.

“Undang – undang ini akan berlaku tahun ini, saya berharap agar dewan bersama – sama kami untuk menolak undang ini yang melarang perdagangan barang bekas,”Korlap massa aksi : Tamrin.

Sekretaris komisi I DPRD Sultra, Suwandi menegaskan, pihaknya berencana akan memperjuangkan agar undang – undang yang melarang perdagangan barang bekas dapat ditinjau ulang untuk direvisi.

“Tetap saja menjual, kami di DPRD Sultra akan berjuang membantu karena ini tidak adil, jika pedagang barang bekas dilarang sementara banyak barang yang bekas diimpor seperti pesawat tetapi tidak dilarang,” tegas Suwandi.

Usai ditemui, massa aksi membubarkan diri dengan tertib, mereka kembali ke pasar – pasar tradisional untuk melakukan aktifitas penjulan barang bekas.(Mas`ud)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *