Home » Headline » Hugua Sayangkan Pembangunan Mesjid Agung dan Mini Sea World Belum Dilanjutkan
Design Masjid Agung Wakatobi

Hugua Sayangkan Pembangunan Mesjid Agung dan Mini Sea World Belum Dilanjutkan

WAKATOBI, MY SULTRA – mantan Bupati Wakatobi dua periode,  Hugua menyayangkan Pemda Wakatobi yang belum melanjutkan dua proyek strategis yang dapat membuat Wakatobi semakin tersohor dimata nasional dan internasional yaitu Mesjid Agung Wakatobi dan Mini Sea World  di Matahora.

Hugua berharap bahwa pada APBD 2018 mestinya Pembangunan Mesjid dan Mini Sea World ini dianggarkan  . Mesjid itukan simbol Perdaban Islam Wakatobi yang 99,9 % penduduknya muslim , demikian juga dengan Mini Sea World merupakan sarana rekreasi dan sarana pendidikan karena  semua jenis terumbu karang dan biota bawah laut Wakatobi akan dikoleksi dalam Aquarium itu sehingga keindahanya dapat dinikmati oleh non diver dan juga anak anak pungkasnya.

Demikian pernyataan Pers Hugua yang diterima My Sultra.Com Minggu (13/08/2017) usai melakukan  kunjungan 2 hari ke Wakatobi tgl 9- 10 Agustus 2017.  Hugua  Ketua DPD PDI Perjuangan Sultra yang juga Bupati Wakatobi dua periods (2006 – 2016) meninjau proyek Aquarium (Mini Sea World), Mesjid Agung Wakatobi ,By Pass dan Pelabuhan Marina yang merupakan bagian proyek monumental yang dibangunya pada akhir masa jabatanya Juni 2016

Hugua berharap bahwa pada APBD 2018 mestinya Pembangunan Mesjid dan Mini Sea World ini dianggarkan  . Mesjid itukan simbol Perdaban Islam Wakatobi yang 99,9 % penduduknya muslim , demikian juga dengan Mini Sea World merupakan sarana rekreasi dan sarana pendidikan karena  semua jenis terumbu karang dan biota bawah laut Wakatobi akan dikoleksi dalam Aquarium itu sehingga keindahanya dapat dinikmati oleh non diver dan juga anak anak pungkasnya.

Hugua memgingatkan Pemerintah dan Masyarakat Wakatobi untuk terus meningkatkan kwalitas sarana Ibadah dan Pariwisata Wakatobi karena dua komponen tersebut merupakan faktor pendukung utama Wakatobi sebagai salah satu dari 10 Top Destinasi Pariwisata Nasional dan juga mempertahankan reputasi Internasional yang sudah diraih selama ini.

 Ia ( Hugua red) yakin bahwa dibawah kepemimpinan Bupati Arhawi Posisi dan predikat internasional Wakatobi akan semakin mantap . Predikat tersebut meliputi jaringan kerja sama dengan 117 negara dalam bidang pembangunan berkelanjutan dan Pariwisata juga kerja sama yang baik dengan lembaga lembaga dunia seperti Cagar Biosfir UNESCO , UN – HABITAT, UNACLA , UCLG, , ICLEI, LGN- CTI dan masih banyak organisasi international lainya harus semakin meningkat imbuhnya Disamping hal tersebu Hugua mengingatkan pada tahun 2015 Bupati Wakatobi telah menanda tangani kerja sama Sister City dengan Pemerintah Propinsi Jeju Korea dan Pemerintah Kota Haiko Hainan RRC tahun 2015 lalu .

” Ini perlu ditingkatkan dengan kerja sama lebih lanjut yang saling menguntungkan kedua belah pihak,” kata Hugua yang juga berpredikat sebagai 5 orang tokoh Otonomi Daerah Dunia versi Majalah UNACLA terbitan UN- HABITAT Nairobi 2014 .(Dir)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...