Home » Headline » Hugua Jadi Pembicara Soal Pariwisata di Korea Selatan

Hugua Jadi Pembicara Soal Pariwisata di Korea Selatan

KENDARI, MY SULTRA.COM – Hugua, Bupati Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) tampil memukau ketika berbicara soal pariwisata  pada  the 11th  JEJU Forum for Peace and Prosperity, 2016 , Korea Selatan 25 Mei 2016.

Ia menjadi pembicara bersama   Mihee Kang, Ph.D Seoul National Unversity, Ho Sang Kang, Ph.D ASEAN Korea Environmental Cooperation Project,  Silvia Barbone, Italia Tourism Organization, dan Dr.Tolkach Denis dari Hong kong Politeknic University menjadi pembicara pada acara yang   bertempat di Jeju International Convention Center (JICC).

Pada kesempatan presentase tersebut, Bupati Wakatobi membicarakan mengenai Pariwisata Berkelanjutan yang dapat bermanfaat untuk lingkungan, sosial dan ekonomi masyarakat, studi kasus Wakatobi Indonesia.

Peserta Jeju Forum berasal dari sekitar 200 negera, yang berasal dari negara Asia Tengah, Asia Timur, Asia Tenggara dan Asia Pasific, yang mana peserta dimaksud adalah para leader dan manager pengembangan pariwisata di negaranya.

Sekda Wakatobi, Sudjiton, yang ikut bersama delegasi Wakatobi dalam keterangan tertulis yang disampaikan kepada My Sultra.com mengatakan,  Bupati Wakatobi berhasil memukau para peserta internasional, karena Wakatobi melalui kebijakan Presiden RI Jokowi, menetapkan Wakatobi sebagai Top 10 Destinasi Pariwisata Unggulan Indonesia.

Hugua  menekankan bahwa Wakatobi akan menjadi New Bali dengan fokus pada pariwisata bahari dengan menawarkan branding Marine World Heritage, berbasis pada budaya dan Sumber Daya alam wakatobi.

Bupati dua periode ini juga memaparkan secara singkat BOP Wakatobi dengan potensi cluster kawasan pengembangannya di Sultra dan antara lain seperti  potensi Hutan lambusango Buton,  kebesaran Kraton Buton, Poternsi  binatang Endemik  khas daratan  Sulwesi seperti Kus kus , Anoa dan Baweang dan Potensi Permandian Air Panas Konut yang maha dahsyat yang seminggu sebelum ke Jeju sempat dikunjungi bersama Bupati Konut.

Untuk menuju ke arah tersebut, Wakatobi akan dibentuk Badan Otorita Pariwisata Wakatobi, dibackup kuat dari Pemerintah Pusat yang rencananya akan dialokasikan pembiayaan pemerintah dan sumber-sumber lain sebanyak Rp20,5 triliun, yang mana akan memperkuat portofolio investasi Wakatobi selama 10 tahun ini dalam memajukan pariwisata, sehingga ke depan akan semakin maju dan kompetitif dengan destinasi wisata dunia lain.

Hugua Bupati Wakatobi berhasil menyakinkan peserta bahwa Wakatobi mempunyai potensi kuat membangun pariwisata sebagai basis kesejahteraan masyarakat, jadi silakan anda datang dan menikmati alam dan budaya Wakatobi. Di Wakatobi akan menemukan keunikan dan keindahan yang tidak akan anda temui di manapun di dunia disertai dengan humor dan presentase yang penuh gambar pemandangan Wakatobi dan pantai yang selalu mendapat aplos yang berkepanjangan.

Noval Monali, yang juga Lulusan Politecnik West Australia (Bea siswa Pemda) sebagai Interpreter team Wakatobi mengatakan  Diakhir presentase Bupati Wakatobi bersama dua pembicara lainnya berhasil mengubah paradigma peserta bahwa melalui pariwisata akan memberi efek pada kesejahteraan masyarakat, perdamaian dan kemaslahatan orang (peace and prosperity) secara gobal dan berkelanjutan (Dir)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *