Home » Headline » Hugua Berjanji Akan Jadikan Sultra Pusat Pertumbuhan Baru KTI
Ir Hugua
Ir Hugua

Hugua Berjanji Akan Jadikan Sultra Pusat Pertumbuhan Baru KTI

KENDARI, MYSULTRA.COM – Ketua DPD PDI nPerjuangan Hugua yang juga mantan Bupati Wakatobi berjani kepada konstituen dan simpatisanya, jika terpilih jadi Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) nanti, ia  akan melakukan perubahan kebijakan mendasar untuk menjadikan Sultra sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Kawasan Timur Indonesia (KTI) .

Hal ini diutarakanya pada saat diskusi bersama para relawan, simpatisan dan Ketua DPC PDI Perjuangan se Sultra Kamis , (14/09/2017) di salah satu Rumah Makan di Kendari .Lebih lanjut Hugua memaparkan bahwa program tersebut dikenal dengan nama Sultra Hebat ( Great Sultra) sebagai turunan Program Nawacita Presiden Jokowi .

 Hal ini sangat beralasan karena menurut pandangannya sebagai Bupati Wakatobi Dua Periode (2006 – 2016), Sultra adalah propinsi yang paling strategis dan istimewa dilihat dari sisi geografis dan potensi kawasan serta SDA yang dapat pemicu pertumbuhan ekonomi KTI.

Alasan pertama, Sultra adalah satu satunya kawasan sebagai poros Maritim Indonesia karena semua kapal jalur Tol Laut menuju ke semua daerah pada propinsi – propinsi yang terletak di Laut Banda dan Lautan Pasifik mutlak harus lewat Selat Lasalimu – Wangi Wangi Sultra . Disamping itu juga 3 buah ALKI ( alur lalu lintas kapal internasional) yaitu ALKI 1, ALKI 2 dan ALKI 3 terikat oleh bandul Tol Laut Sabang – Merauke di Sultra.

Kedua bahwa dari aspek Geografis, Sultra berada di antara Laut Banda dan Laut Flores dan juga tepat berada di tengah tengah (Poros) indonesia sehingga ia menjadi kawasan yang mudah memicu pertumbuhan ekonomi KTI .

Ketiga adalah Sultra memiliki potensi SDA yang sempurna meliputi pertanian, peternakan, perikanan , pertambangan dan lain lain.

Serta ke empat adalah Sultra memiliki Potensi Pariwisata yang sangat banyak, indah dan istimewa.
Mengingat potensi hebat tersebut Hugua sebagai Cagub Sultra (2018 – 2023) akan mengembangkan beberapa program prioritas disamping yang lebih prioritas selama ini yang meliputi sektor: Pendidikan, kesehatan dan Peningkatan Pendapat Masyarakat , sebagai berikut :
1. Anggaran APBD harus dapat mendorong proses Industrialisasi berbasis komodiatas pertanian dalam arti luas di desa sehingga tercipta lapangan kerja yang banyak di desa dan nilai tambah ekonomi dinikmati oleh masyarakat desa yang hampir 80 % jumlahnya dari komposisi penduduk .
2. Menjamin pemasaran produk industri desa tersebut baik lokal, nasional dan internasional sehingga ada pembagian tugas yang saling sinergis pada semua tingkat otoritas yaitu : Bupati/ Walikota menyelesaikan Infrastruktur Jalan , Sarana Pelabuhan , dan infrastruktur lainya ditingkat kabupaten , Gubernur menyelesaikan fasilitas tersebut pada tingkat propinsi dan Presiden menyelesaikan fasilitas tersebut pada tingkat nasional . “Saya optimis bahwa dengan sinergitas 3 level otoritas tersebut akan menjamin pemasaran komoditas lokal nasional dan global” katanya .
3. Pemenuhan kebutuhan Listerik dan Air bersih sebanyak 80% penduduk karena ini adalah dasarnya pertumbuhan kinerja . Jika hal ini terhambat maka semua ide tersebut akan terhambat pula.
4 . Menjadikan Bandara Haluoleo sebagai bandara bertaraf Internasional “ itu pasti bisa asal gubernurnya bervisi kesana, saya yakin pasti ada jalanya akunya .

Lebih lanjut Hugua mengatakan dengan Potensi Wisata yang sangat istimewa di Sultra misal : Air Panas Wawolesea di Konut . Danau Napabalano di Muna, Rawa Aopa di Konsel , Bombana dan Konawe dan Semak Savana di Pajongae di Bombana , 10 top destinasi pariwisata Wakatobi dan masih banyak lagi obyek lainya sudah sangat memadai untuk membuka penerbangan internasional yang antara lain dari dan ke Gwanju China , Singapore , Kuala Lumpur Malaysia , Jeju Korea dll .

Sektor parawisata ini dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Sultra mencapaia 11 % pertahun . Hugua menyebut contoh  Wakatobi dengan sektor pariwisatanya dapat memicu pertumbuhan ekonomi 11% pertahun, setelah dibangun bandara.
5 Revolusi mental aparat dengan menegakkan nilai kearifan budaya dan penanaman nilai nilai agama pada semua
lini pelayanan pada masyarakat .
“Jika kebijakan mendasar ini dilakukan oleh Gubernur Sultra ke depan maka Sultra akan menjadi Pusat Ekonomi Baru di KTI dan dapat memicu pertumbuhan ekonomi kawasan sekitarnya di KTI, memicu pertumbuhan ekonomi Indonesia bahkan dunia ( bertindak lokal berefek global)’ tegas Hugua dengan nada berapi – api (*/Dir).


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

HPN

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

bangsoet mysultra

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...