Home » Berita Terpopuler » Gubernur Sultra Canangkan Gerakan Tanam Kedelai di Kolaka

Gubernur Sultra Canangkan Gerakan Tanam Kedelai di Kolaka

Tanam Kedelai : Gubernur Sultra, Nur Alam didampingi Bupati Kolaka Ahmad Safei dan Danrem 143 Haluoleo, mencanangkan tanam kedelai bersama TNI AD tingkat Sultra tahun 2014 di desa Unamenda.
MySultra – Kolaka

Gubernur Sultra, Nur Alam mencanangkan gerakan tanaman kedele bersama TNI AD tingkat Provinsi Sultra di desa Unamenda, kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, sabtu (6/9).

Gubernur Nur Alam yang hadir didampingi Danrem 143 Haluoleo menggunakan helikopter, setiba di tempat acara disambut oleh Bupati Kolaka Ahmad Safei, wakil Bupati Muh. Jayadin, ketua DPRD Kolaka Parmin Dasir, Dandim 1412 Kolaka Letkol (Inf) Hartoyo, pejabat lingkup Pemkab Kolaka dan masyarakat Kolaka, dengan terlebih dahulu dikalungkan bunga dan tarian mondotambe atau penyambutan.

Dalam sambutannya, dihadapan seribuan masyarakat Kolaka, Gubernur menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Sultra sebagai lumbung kedelai, sebab saat ini ada 20 ribu lahan aktif di Sultra yang hanya panen setahun sekali. Karena itu, pada tahun 2015 nanti akan menganggarkan bantuan penanaman kedelai sekitar Rp 60 Milyar atau pemberian dana stimulus pada petani kedelai Rp 3 juta untuk digunakan dalam pengolahan dan penyediaan bibit, sehingga jika ini berjalan diharapkan peningkatan produksi dan kesejahteraan rakyat Sultra bisa terwujud.

Begitupun kepada wartawan, Nur Alam mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah, masyarakat dan TNI AD bersatu untuk melakukan gerakan tanam kedelai. Komoditi kedelai merupakan komoditi pangan yang cukup besar permintaannya, sementara produksi dalam negeri hanya mampu menyiapkan 40 persen dan masih 60 persen infor. Khusus wilayah Sultra sendiri, untuk penanaman kedelai masih cukup dan masyarakat tidak asing lagi dengan tanaman kedelai, tinggal kemauan semua pihak untuk menjadikan gerakan tanam kedelai sebagai prioritas peningkatan produksi pangan.

Dijadikannya kabupaten Kolaka sebagai tempat pencanangan tanam kedelai, menurut Gubernur Sultra dua periode ini karena Kolaka memiliki potensi tanam kedelai cukup bagus dan siap, petaninyapun punya militansi tinggi dan sudah berbukti. Kolaka merupakan daerah yang dipersiapkan sebagai pendukung lumbung kedelai.

Terkait keikutsertaan TNI, Gubernur mengatakan bahwa keikutsertaan TNI AD bukan hanya saat ini, tapi mereka sudah menjadikan program dalam peningkatan ketahanan pangan nasional, bahkan mereka sudah ditugaskan Presiden untuk membantu daerah dan masyarakat dalam meningkatkan produksi berbagai komoditi pangan. TNI merupakan komunitas disamping berlatih perang, kini ditugaskan untuk berperang meningkatkan produktivitas nasional dan TNI memiliki kesiapan anggota yang cukup besar.

Danrem 143 Haluoleo dalam sambutannya mengatakan, pangan merupakan kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi masyarakat dan pemerintah. Program keterpaduan antara Kementrian Pertanian dan TNI AD merupakan tindaklanjut MoU antara TNI dan Kementrian Pertanian, selanjutnya ditindaklanjuti Gubernur dan Danrem untuk mewujudkan program ketahanan pangan di wilayah Sultra.

“Prajurit korem dan jajarannya memiliki komitmen untuk mendukung ketahanan pangan yang dicanangkan Gubernur Sultra, dengan cara memberikan bantuan tenaga semaksimal mungkin dalam meningkatkan taraf hidup para petani di wilayah Sultra.”Tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kolaka, Ahmad Safei menyampaikan terima kasih dengan kepercayaan yang diberikan kepada Pemkab Kolaka sebagai tuan rumah pencanangan tanam kedelai bersama TNI AD tahun 2014 tingkat Provinsi Sultra. Pencanangan tanam kedelai ini sebagai bentuk kepedulian dan keseriusan pemerintah dalam ketersediaan kedelai, baik tingkat daerah maupun tingkat nasional. Kegiatan ini untuk memberikan motivasi pada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kedelai sebagai produk dalam negeri.

Diungkapkannya, kabupaten Kolaka sebagai salah satu daerah penghasil kedelai di Sultra dengan luas tanam tahun 2013 yaitu 344 ha, luas panen 509 ha dan produk rata-rata 2,09 ton/ha dengan produksi pertahun 1063 ton. Tahun 2014 luas tanam 1000 ha diperkirakan luas panen 1499,7 ha dengan produk pencapaian 3134 ton. Jika dibandingkan kebutuhan lokal sejumlah 124 ton/tahun, maka Kolaka memberikan kontribusi kedelai nasional tahun 2013 sebesar 939 ton dan tahun 2014 diperkirakan 3010 ton.

Ahmad Safei juga mengungkapkan bahwa sejalan 9 program prioritas pembangunan kabupaten Kolaka, mulai tahun 2015 diprogramkan penanaman kedelai seluas 1000 ha/tahun, dengan pemanfaatan lahan sawah pra musim dan pemanfaatan lahan sawah yang curah hujan kurang memungkinkan untuk tanam padi sawah, dengan pembiayaan APBD Kolaka guna menyediakan benih sarana produksi dan biaya pemeliharaan.

“Untuk mewujudkan hal itu, akan dilakukan pembinaan usaha penakaran benih kedelai yang menghasilkan benih yang unggul dan bersertifikasi, guna mengantisipasi kesulitan petani dalam memperoleh benih kedelai seperti yang terjadi saat ini.”Kata Ahmad Safei. (Armin)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *