Home » Headline » Gubernur Sultra Belum Dapat Telepon dari Gubernur NTT Terkait Buruh PT DJL

Gubernur Sultra Belum Dapat Telepon dari Gubernur NTT Terkait Buruh PT DJL

Kendari –MySultra.Com

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Alam hingga Jumat (09/10/2015) belum mendapat telepon dari Gubernur  Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya, terkait ratusan tenaga kerja asal NTT yang kini terpaksa ditampung di Aula Kantor Depsos Sultra di Kendari setelah diterlantarkan oleh PT DJL, sebuah perusahaan kelapa sawit yang beroperasi Kabupaten Konawe Utara.

“Belum ada telepon atau konfirmasi lain dari Gubernur NTT, meski menghubungi saya, hanya dapat kami koordinasikan dengan pihak yang bertanggungjawab,”kata Nur Alam jumat (09/10/2015).  Nur Alam menegaskan, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) mesti bertanggungjawab karena memberikan izin terhadap PT Damai Jaya Lestari (DJL).Begitu pula, PT DJL harus  bertanggungjawab terhadap 327 warga NTT yang saat ini ditampung diaula Dinas Sosial.

“Yang bertanggungjawab PT DJL, tetapi pemerintah Konut tak bisa lepas tangan, karena perusahaan berada diwilayahnya, dan memberikan izin terhadap perusahaan,”tegas Nur Alam.

Menurut Nur Alam, pihaknya sudah pernah memberikan warning terhadap PT DJL, hanya saja, Nur Alam menolak menyebut pelanggaran yang dilakukan perusahaan tersebut.

“Kalau pelanggarannya saya tidak mau sebut, yang jelas sudah pernah mendapat teguran,”katanya.

Seperti pernah diberitakan MySultra.Com, sejak Senin (5/10/2015), ratusan  warga asal NTT terpaksa diinapkan di Aula Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Dari jumlah tersebut 13 dianataranya adalah anak – anak, 29 orang tua. Sebagian diantaranya ada yang sakit dan berusia lansia.

Koordinator warga NTT korban PHK, yang dikonfirmasi di Aula Dinas Sosial, Adrianus mengatakan, pihaknya terus menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Aula Dinas Sosial setempat untuk mengurangi penyebaran virus yang dapat menyerang anak – anak dipenampungan.

Menurut Adrianus, selama dipenampungan, mereka setelah mendapat berbagai bantuan makanan dari masyarakat dan pemerintah, namun kata dia, mereka masih mengharapkan kendatangan perwakilan pemerintah NTT.

“Saya sudah SMS Bapak Gubernur NTT, menyampaikan 13 anak – anak, 29 orang tua dan dewasa sudah sakit, bapak Gubernur bilang, besok tim dari Dinas Sosial NTT akan datang di Kendari,” kata Adrianus(Mas`ud).

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *