Home » Berita Terpopuler » Format Suarakan Penolakan Kerjasama CRA PT Vale

Format Suarakan Penolakan Kerjasama CRA PT Vale

 Massa Format Sultra kembali menggelar aksi di Jakarta, mengecam PT Vale Indonesia,Tbk. guna menolak kerjasama CRA dengan PT Antam (Persero),Tbk

Mysultra – KOLAKA, BKK-Massa yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Tambang Sulawesi Tenggara (Format Sultra) kembali menggelar aksi mengecam PT Vale Indonesia,Tbk., kamis (5/3) di Jakarta.

Dalam press releasenya, Ketua Tim Monitorning Format Sultra, Ahmad Faizal menegaskan bahwa mereka menolak kerjasama CRA (Cooperative Resources Agreement) dengan PT Antam (Persero),Tbk sebagai mana mereka lakukan beberapa waktu lalu.

Format menilai kerjasama CRA PT Vale dengan PT Antam merupakan bentuk pembiaran negara terhadap PT Vale untuk semakin tidak serius membuat pabrik, sekaligus menganggap ini bentuk ketersinggungan wibawa negara yang membeli sumber daya alam di negeri sendiri dari asing. Kerjasama ini juga dinilai sebagai bentuk ketidakmampuan manajemen PT Antam secara profesional memanager sumber daya cadangannya di Indonesia.

“Bila ini tetap dilakukan, maka kami yang tergabung Format Sultra akan menduduki PT Antam yang telah Sadar menggadaikan wibawa bangsa dan ikut serta melakukan Pembiaran terhadap PT Vale melakukan pembodohan masyarakat Sultra.”Katanya.

Selain itu, Format Sultra menganggap PT Vale tidak ada bedanya dengan perusahaan lokal yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang menenteng IUPnya untuk menjual komoditasnya kepada investor lain. Format menyayangkan pemerintah membiarkan PT Vale duduk manis menerima keuntungan dari perusahaan plat merah yakni PT Antam.

Sebelumnya, usai membuka konferensi PWI Kabupaten Kolaka, (3/3), Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei menanggapi aksi mengecam PT Vale mengharapkan supaya semua pihak memberikan kesempatan kepada PT Vale untuk membangun pabrik, sebab dalam membangun pabrik tidaklah mudah tapi memerlukan waktu. Bahkan Safei sudah beberapa kali menawarkan perusahaan lain untuk mengambil alih areal PT Vale dan kemudian membangun pabrik, tapi tidak ada yang berani maju.

Bahkan Safei menegaskan kalau dirinya akan memimpin aksi demonstrasi kepada PT Vale jika tidak serius membangun pabrik bijih nikel di Pomalaa. Tapi sepengetahuannya sampai hari ini perusahaan asal Brasil itu masih serius untuk membangun pabrik di Kolaka.(A Arsyad)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *