Home » Berita Terpopuler » Empat Kemungkinan Putusan MK Soal PSU Bombana
MK

Empat Kemungkinan Putusan MK Soal PSU Bombana

BOMBANA, MYSULTRA.COM –  Kabupaten Bombana, SulawesiTenggara telah melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) 7 Juni 2017 lalu dan hasilnya telah di laporkan kepada Mahkamah Konsitusi (MK), namun sengketa masih terus berproses di MK. Lalu bagaimanakah kemungkinan putusan akhir MK ? Anggota DPRD Bombana, Aflan Zulfadli (PKS)  Minggu (09/07/2017) mengatakan ada empat kemungkinan.

Kemungkinan pertama: Putusan MK langsung memenangkan paslon no.2 yakni Tafdil- Johan.

Kemungkinan ke dua :  PSU di 4 TPS, karena di TPS tersebut , PPS tidak di lengkapi SK

Kemungkinan ke tiga, PSU di 6 TPS, karena di DPT yang masih bermasalah ada 665 pemilih

Kemungkinan ke empat PSU di 13 TPS, karena ketika kotak suara dibuka, ada 13 TPS yang tidak dilengkapi C7

Munurut Aflan, dalam ketidak pastian segalanya menjadi serba mungkin, namun demikian Aflan meminta kepada masyarakat untuk berhenti berspekulasi seraya menunggu putusan akhir MK.

Seperti diberitakan My Sultra sebelumnya, Tafdil – Johan Salim , pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana Sulawesi Tenggara mengklaim menang lagi pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 7 TPS Rabu (07/06/2017) mengalahkan pasangan Kasra-Man Arfa.

Keterangan yang dihimpun mysultra.com semua TPS pasangan nomor urut 2 ini memangkan suara. Di TPS 2 Tahi Ite Pasangan Nomor Urut 1 Kasra –Man Arfa hanya merebut 73 suara sedang nomor urut 2 meraup Tafdil –Johan 83 suara, di TPS 1 Hukaea nomor urut 2 meraih 157 suara sedang nomor urut 1 hanya merebut 129 suara. Di TPS 2 Marampuka, nomor urut 2 meraup 160 suara sedang nomor urut 1 hanya merebut 122 suara.

Di TPS 2 Lantari Jaya, nomor urut dua merebut 160 suara sedang nomor urut satu hanya 136 suara. Di TPS 2 Marampuka, nomor urut 2 meraup 160 suara sedang nomor urut satu hanya 122 suara. Di TPS Larete pasangan nomor urut 2 juga meraup 237 suara sedang nomor urut satu haya 151 suara.

Pangan Nomor urut 2 diusung oleh PAN, PD, Nasdem, Hanura, Gerindra dan Golkar, sedang nomor urut 1 diusung oleh PDIP, PKS, PBB dan PPP.(ICAN)

 

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

yusril

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...