Home » Headline » DPRD Kolaka Tetapkan APBD Perubahan
Ketua DPRD Kolaka Parmin Dasir menyerahkan 6 Perda yang telah ditetapkan kepada Bupati Kolaka Ahmad Safei.
Ketua DPRD Kolaka Parmin Dasir menyerahkan 6 Perda yang telah ditetapkan kepada Bupati Kolaka Ahmad Safei.

DPRD Kolaka Tetapkan APBD Perubahan

KOLAKA, MY SULTRA.COM -DPRD Kabupaten Kolaka akhirnya menetapkan Perubahan APBD kabupaten Kolaka Tahun Anggaran 2016, jumat (16/9/2016).
Juru bicara DPRD Kolaka Anang Juniafrida mengungkapkan, ‎Raperda perubahan APBD telah melaui tahapan pembahasan sesuai peraturan yang berlaku, termasuk konsultasi di biro hukum Setda Provinsi Sulawesi Tenggara, sehingga Raperda Perubahan APBD Kolaka TA 2016, serta lima Raperda lainnya yakni tentang penyelenggaraan pengarusutamaan gender, Raperda tentang penyelenggaraan perlindungan anak, Raperda tentang perusahaan umum daerah aneka usaha Kolaka, Raperda tentang retribusi pelayanan tera/tera ulang, serta Raperda inisiatif DPRD Kolaka yakni tentang retribusi perpanjangan izin mempekerjakan tenaga kerja asing,disetujui untuk menjadi Perda.
Sekretaris dewan Muhardin Tasruddin membacakan rancangan keputusan DPRD Kolaka dikatakan, Perubahan APBD Kabupaten Kolaka TA 2016 disetujui sebesar Rp 1.250.736.938.540,89. Dengan defisit sebesar Rp 11,4 milyar.
‎Sementara bupati Kolaka Ahmad Safei dalam pidatonya mengungkapkan, Perubahan APBD Kabupaten Kolaka telah disetujui sebesar Rp 1.250.736.938.540,89 terdiri dari komponen pendapatan daerah Rp 1.237.300.224.951, belanja daerah Rp 1.248.736.938.540,89 dan komponen penerimaan pembiayaan sebesar Rp 13.436.713.589,89, serta pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 2 milyar.
“Secara nominal total perubahan APBD Tahun anggaran 2016 terjadi penurunan sebesar 1,42 persen jika ‎dibandingkan total APBD sebelum perubahan TA 2016,” ungkapnya.
Menurut Bupati, ‎semua terjadi akibat penurunan pendapatan daerah yang cukup signifikan, khususnya penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) pajak/bukan pajak dari pemerintah pusat sebesar 54,54 persen dan komponen penerimaan pembiayaan daerah sebesar 82,96 persen. Namun disisi lain terjadi peningkatan pada komponen PAD sebesar 32,74 persen dan penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 46,07 persen.
Adapun pandangan akhir fraksi DPRD Kolaka melalui juru bicaranya ‎masing-masing, Amirudin Masang (PAN), Syaifulah Halik (Gerindra), Muh Anis Pamma (Golkar), Muh Gasing (gabungan nasional bintang demokrat), Sainal Amrin (Hanura), Jariah (PPP), Yunus Patandianan (PDIP) dan Gunawan Rafik (PKS) satu suara menyetujui penetapan APBD perubahan menjadi perda definitif.
“Kami berharap pada SKPD, setiap penggunaan anggaran supaya mengacu pada efisiensi dan sesuai program yang telah disepakati,” harap juru bicara fraksi PAN Amirudin Masang.‎ (A Arsyad)


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

udang

Warga Sekitar Pertambangan PT Cerindo Panen Udang Paname

KOLAKA-MS., warga Masyarakat Dusun Babarina Desa Muara Lapao Pao Kecamatan Wolo di Sekitar Wilayah Pertambangan ...

cakradunia_lsi-denny-ja-pasca-pilkada-serentak-jokowi-makin-kuat-10-07-2018-daNmVe2Q5S

BATALNYA KENAIKAN HARGA BBM PREMIUM, Efek Elektoral dan Persepsi Ekonomi

Denny JA Tahun politik (tahun pemilihan) acapkali menjadi topik yang murni bagi mereka yang mendalami ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *