Home » Berita Terpopuler » DPO Tersangka Korupsi Raskin Ditangkap

DPO Tersangka Korupsi Raskin Ditangkap

Kendari –MySultra.Com

Tim Monitoring Centre Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara berhasil menangkap seorang  buron tersangka kasus korupsi dana tebus beras miskin (raskin) senilai Rp. 803 Juta, diwilayah Jepara Jawa Tengah, Selasa (13/10/2015).

Tersangka diketahui bernama Slamet Suprianto, merupakan mantan Kasilog Divre Bulog Kabupaten Konawe yang menangani penyaluran beras miskin di Kabupaten Kolaka Utara pada tahun 2013.

Menurut Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Ramel Jesaja,SH.MH , pihaknya telah melakukan pemanggilan secara patut, namun tersangka tak pernah menghadiri panggilan tersebut.

“Sejak awal kasus dugaan korupsi dana tebus beras miskin ini, pihak penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi sudah memanggil selama tiga kali berturut – turut dan melakukan monitoring dikediaman tersangka, namun ternyata sudah melarikan diri,”jelas Ramel kepada MySultra.Com, Rabu (14/10/2015).

Menurut Ramel,  tersangka menerima dana dari sejumlah Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Kolaka Utara, namun uang tersebut, tidak disetorkan kepada pihak Bulog Divre Konawe namun digunakan secara pribadi.

Tersangka berhasil ditangkap atas bantuan Tim Monitoring Kejagung. Tersangka Slamet Suprianto diketahui berada diwilayah Jepara Jawa Tengah dan bekerja pada sebuah perusahaan pupuk diwilayah itu.

Setelah mengetahui keberadaan tersangka, tim monitoring Kejagung dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara melakukan penyamaran dengan berpura – pura ingin membeli pupuk, saat itulah tersangka dibekuk dan dievakuasi ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara di Kendari, pada Rabu (14/10/2015).

Kasi Humas Kejati Tajuddin, SH mengatakan, tersangka dijerat pasal 2 dan 3 undang – undang nomor 31 tahun 1999 Jo Undang – undang nomor 20 tahun 2001.

Dikatakan, tersangka akan ditahan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara selama pemeriksaan berlangsung dan menyita satu tas yang berisi dokumen yang diduga ada kaitan dengan penyaluran beras miskin di Kolaka Utara.

Pihak penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, belum dapat memastikan adanya tersangka lain dalam kasus tersebut, pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap 10 orang saksi, baik dari pegawai Bulog Divre Konawe maupun warga Kolaka Utara.(Mas`ud)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *