Home » Berita Terpopuler » Ditargetkan 2019 Kekumuhan di Kota Kolaka Terselesaikan
Asisten-II-M-Kasim-Madaria-tengah-didampingi-Kepala-Bappeda-Kolaka-Syamsul-Kadar-dan-Tim-Leader-OSP-8-Sutra-Suyuti-membuka-acara-lokakarya-program-Kotaku

Ditargetkan 2019 Kekumuhan di Kota Kolaka Terselesaikan

KOLAKA, MYSULTRA.COM – Melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang akan dilaksanakan tahun 2017, ditargetkan tahun 2019 nanti kekumuhan di kota Kolaka terselesaikan.

Tim Leader OSP-8 Sutra Suyuti mengungkapkan, melalui program Kotaku, dalam waktu empat sampai lima tahun kedepan capean 100-0-100 atau 100 persen ketersediaan air minum, 0 persen Kekumuhan dan 100 persen akses sanitasi bisa terwujud.

“Sebagai konsultan, kami hanya mendampingi 0 nya untuk Kekumuhan, bersama dengan Pemda, sebab Pemerintah merupakan nakhoda dalam program Kotaku,” kata Suyuti pada acara lokakarya dan sosialisasi strategi komunikasi program Kotaku, senin (26/9).

Menurut Suyuti, data yang mereka pegang, terdapat 105 hektare kawasan pemukiman kumuh di Kolaka yang tersebar pada 14 kelurahan di kecamatan Kolaka dan Latambaga. Inilah yang kemudian akan dituntaskan program Kotaku hingga tahun 2019. Hanya saja kalau hanya pemerintah pusat target itu tidak akan tuntas, karena itu dibutuhkan kerjasama dari Pemda.

Suyuti mengungkapkan, saat ini Indonesia baru mencapai 67,6 persen pelayanan air minum dan 59,7 persen akses pelayanan sanitasi. Angka ini masih dibawah sasaran Milenium Development Goals (MDG) yang ditargetkan tercapai tahun. 2020.‎ Ini semua bisa terwujud dengan kerjasama semua pihak.

‎Sementara Bupati Kolaka yang diwakii Asisten perekonomian dan pembangunan Setda Kolaka H M Kasim Madaria mengungkapkan, program Kotaku sangat strategis dalam menangani kawasan pemukiman kumuh, dengan melibatkan peran masyarakat, serta memperkuat peran pemerintah.

Menurut Kasim, Kabupaten Kolaka yang akan diperjuangkan statusnya menjadi kota, dimana tahun ini sudah dianggarkan kajian peningkatan status kota, dibawah kepemimpinan Ahmad Safei dan Muhammad Jayadin berkomitmen menuntaskan kekumuhan. Sebagai bentuk keseriusan, telah dilakukan seminar akhir berkaitan kajian akademik Rancanang Peraturan Daerah (Raperda) peningkatan kuaitas ‎dari kumuh menjadi tidak kumuh, serta penjagaannya supaya tidak ada lagi yang kumuh.

Begitupun dalam 9 program prioritas Pemda Kolaka, didalamnya tercantum perbaikan infrastruktur jalan dan air minum. Begitupun kebersihan telah digalakkan di Kolaka, sehingga dua kecamatan dalam kota yakni Kolaka dan Latambaga sudah tidak lagi terlihat daerah yang dulunya kumuh.

Adapun Asisten Koordinator Kota (Askot) Mandiri Masrik mengatakan, program Kotaku ini mulai dilaksanakan pada tahun 2017 mendatang. Ini dilakukan karena jika kekumuhan kota tidak segera diselesaikan, akan menambah kekumuhan ‎di wilayah itu.

Penulis: (A Arsyad)

 

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...