Home » Berita Terpopuler » Di Morosi Banyak TKA China Nikah Siri dengan Warga Lokal
nikah-siri

Di Morosi Banyak TKA China Nikah Siri dengan Warga Lokal

UNAAHA, MYSULTRA.COM  – Di Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra), banyak Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang Nikah siri dengan warga lokal di kawasan mega industri, bahkan dikabarkan marak terjadi. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan-Kemenag) Konawe, H. Muh. Nasir.

Nasir mengatakan, kabar itu awalnya ia baca dari media massa beberapa waktu lalu. Dalam pemberitaan tersebut, dikatakan bahwa beberapa TKA asal China telah melakukan nikah di bawah tangan dengan warga lokal. Dikatakan pula bahwa mereka dinikahkan oleh penghulu.

Setelah mengetahui kabar tersebut, pihaknya segera mengklarifikasi ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bondoala, yang juga membawahi Kecamatan Morosi dan Kapoiala. Karena merasa risih dengan kabar bahwa nikah siri itu dilakukan oleh penghulu setempat. Sebab, kata dia penghulu dari KUA tidak diperbolehkan melakukan nikah di bawah tangan. Mereka hanya wajib melakukan nikah yang sah secara agama dan aturan perundang-undangan.

“Hasil pengecekan saya ke KUA Bondoala, mereka mengaku tidak pernah menikahkan TKA dengan warga lokal secara siri. Nikah siri itu kemungkinan dilakukan oleh imam-imam daerah setempat, bukan oleh petugas KUA (penghulu),” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari KUA Bondoala, Nasir membenarkan kalau di Morosi dan daerah sekitarnya sudah ada beberapa yang melalukan nikah siri antara TKA dan warga lokal. Terkait berapa itu, pihaknya belum melakukan pengecekan lebih detailnya.

“Keterangan dari KUA setempat sudah ada beberapa yang nikah siri. Nanti kami akan turunkan tim untuk mengecek seberapa banyak itu. Yang jelasnya, sejauh ini, nikah antara TKA dan warga lokal yang tercatat di KUA itu belum ada,” ungkapnya.

Penulis: Rido


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

yusril

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...