Home » Berita Terpopuler » Bupati Wakatobi Mantapkan Kerjasama Korsel

Bupati Wakatobi Mantapkan Kerjasama Korsel

KENDARI, MYSULTRA.COM – Bupati Wakatobi, Hugua  memimpin  delegasi Wakatobi ke Provinsi Jeju, Korea Selatan (Korsel)  selama 3 hari sebagai realisasi dari kerja sama  pembangunan antara Pemerintah Wakatobi dengan pemerintah Propinsi Jeju yang telah ditanda tangani bersama pada tgl 7 september 2015 bersamaan dengan penyelenggaraan Conferensi Habitat Agenda III  dari UCLG-ASPAC/ UN-HABITAT di Wakatobi.

“Melalui kunjungan ini kita mantapkan kerjasama dengan pemprov Jeju” kata Hugua dalam press releasenya yang disampaikan kepada MySultra.com Selasa (24/05/2016).

Kerjasama antara pemerintah Propinsi Jeju dan Pemda Wakatobi pada 3 bidang utama melipiuti :  Pengembangan Pariwisata, Pembangunan Kota low carbon dan pengelolaan sampah secara terpadu. Dan pemerintah jeju menyambut baik kerjasama teknis ini untuk segera ditindaklanjuti, yang mana tahun ini akan ada kunjungan ke Indonesia dalam membicarakan secara teknis kerjasama dimaksud. Hal lain yang juga terpaut adalah  pertukaran kebudayaan  dan  pelajar antara kedua daerah.

Pada hari Pertama tgl 23 Mei 2016 , delegasi melaksanakan Pembicaraan mendalam dengan Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas lingkungan Hidup dan energi terbarukan propinsi Jeju.

Hari ke 2 tgl 24 Mei Delegasi bersama Pemerintah Jeju akan menyempurnakan rumusan kerja sama teknik serta mengadakan kunjungan lapangan ke pusat pengolahan sampah, energi terbarukan dari Angin, Jeju Teknopark, dan ke Pusat pusat Industri Pariwisata di Jeju, dimana masyarakat lokal menjadi pelaku utama pariwisata.

Menurut Hugua, Jeju memang leading dalam pengembangan pariwisata. Luas Jeju dengan luas wilayah 1.825 Km2  atau seluas Pulau Kabaena di Sultra. Hal ini terbukti bahwa jumalah kunjunghan ke Jeju setiap tahun sebanyak 13 Juta orang  suatu angka yang sangat spektakuler dengan kontribusi pendapatan daerah  sebesar 75% dari sektor industri tourism.

 Pembangunan sektor infrastruktur yang menunjang industri pariwista di Jeju sungguh sangat maju  khususnya pembangunan  Bandara Jeju, sehingga ada 36 Penerbangan internasional dan 11 penerbangan domesti setiap jam .

(Dir)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *