Home » Berita Terpopuler » Bupati Nur Sinapoy: Saya Tidak Mencari Uang

Bupati Nur Sinapoy: Saya Tidak Mencari Uang

Muh.Nur Sinapoy,SE.M.Si, selaku Bupati Konawe Kepulaun tidak berniat mencari  uang dalam memimpin daerah tersebut. “Untuk  apa menumpuk harta, sebab harta tidak juga dibawa mati. Dengan penghasilan yang saya dapat ini, sudah   cukup  untuk biaya hidup anak dan keluarga. “Saya tidak cari uang dalam memimpin Konawe Kepulauan. Tapi saya ingin membangun daerah itu agar maju dan rakyatnya sejahtera.   semoga pengabdian tersebut bernilai ibadah yang diridhai Allah SWT”, ujar Nur Sinapoy dalam suatu  percakapan kepada Media online Mysultra beberapa waktu lalu.

“Kalau saya mencari uang, lebih mudah di Konkep. Sebab daerah itu kaya dengan sumber daya mineral. berupa bijih  Nikel yang memiliki deposit mencai jutaan ton. Kecuali itu ada juga  marmer, batu kuarsa, tambang emas dan sebagainya.

“ Bila  berniat mendapat uang, maka saya terbitkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) bagi para investor. Namun saya tidak berpikir seperti itu.  Tapi semata-mata ingin membangun daerah tersebut agar maju dan rakyatnya sejahtera. Sedang para investor pemegang IUP itu direvisi kembali, agar jelas statusnya dan   tidak berada di kawasan hutan,” jelas Bupati Nur Sinapoy.

Sementara itu dalam keterangan terpisah,  Kepala Dinas Pertambangan Konkep, Sastro,SE mengatakan, di daerah tersebut, sedikitnya ada 16 Investor pemegang IUP tambang nikel. Dari sejumlah IUP tersebut, 9 IUP dalam status ekplorasi dan 7 IUP lainnya status operasi produksi. Para investor itu sudah ada yang mengantongi IUP sejak tahun 2007 lalu, dengan mengusai lahan konsensi antara 300 hektar sampai 1000 hektar.

Dari sejumlah  IUP itu, Sastro menambahkan  direvisi kembali. Ini dimaksudkan, sebagian lahan konsensi yang masuk kawasan hutan dikeluarkan, guna menjaga kelestarian hutan. Revisi sejumlah IUP tersebut, sebelum telah  melalui  rapat koordinasi oleh  instansi terkait, kemudian  keluar SK gubernur yang memerintah merevisi  IUP-IPU tersebut.

 “Selesai merevisi IUP oleh Pemda setempat, kini para inestor menunggu keluarnya  izin pinjam pakai lahan dari kementerian berwewenang untuk melakukan operasi. Sedang untuk pembangunan smelter  sudah ada investor yang berminat. Antara lain  PT Sineu Indonesia telah diberi izin lokasi di Wawonii barat dan kita tunggu  realisasinya,” jelas Sastro.

Karena itu, Bupati Sinapoy kembali menegaskan lagi , bahwa pihaknya tidak akan menerbitkan IUP, selain merevisi IUP yang sudah ada. Sebab ramai menerbitkan IUP bagi investor, dinilai  punya konotasi negatif oleh banyak kalangan, yakni untuk mencari uang.

“Saya ini memimpin daerah itu, hanya karena bermaksud ibadah semata. Kalau daerah itu maju dan masyarakat sejahtera, itulah tujuan pangabdian,” ujar kembali Pak Nur panggilan  akrab Bupati Sinapoy.

Maka tidak heran, Bupati Nur merinitis peletakan kerangka dasar pembangun yang  monumetal,guna mendorong kehidupan sosial ekonomi masyarakat agar berkembang dan rakyatnya sejahtera. Separti  prioritas membangunan infrastruktur dasar dengan  membangun jalan lingkar yang sejak lama didambakan dan membangun prasarana jalan dalam Kota Langara ibukota kabupetan . Kecuali itu juga prioritas meningkatkan pelayanan air bersih, pengadaan listrik dan sebagainya. Ketiga infrastruktur dasar yang sudah tersedia itu saja, dinilai  bermakna yang bermanfaat  mendorong semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara cepat. Lalu perhatian pembagunan disektor lainnya juga tidak dikesampingkan. Seperti peningkatan produksi persawahan yang cukup potensial. Disamping itu pula membenahi destinasi wisata dan sebagainya. Untuk membenahi destinasi  Air Terjun Tumburano yang setinggi 126 meter, telah dibuat 100 anak tangga dari kontruksi beton untuk mencapai puncak air terjun tersebut.Tahun 2015  ini, telah dialokasikan  dana sebesar Rp 3 miliar lebih untuk membangunan prasarana jalan  dari Desa Lansilowo menuju Air Terjun Tumburano.

Pembenahan lokasi  wisata itu, dimaksudkan selain  menggali sumber Pendapatan Asli daerah (PAD)  juga  agar  masyarakat menikmati hidup dengan santai ditengah kesibukannya. “ Maka saya berusaha membangun daerah adalah prioritas sektor-sektor kehidupan yang subtansial, yang tidak bermakna hanya untuk mencari uang,” ujar Bupati Sinapoy.- (ichsan Lemba).

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *