Home » Headline » Bupati Kolaka Resmikan Masjid Ummu Zahrah
Bupati Kolaka, H Ahmad Safei meresmikan masjid Ummu Zahrah di kelurahan Kolakaasi kecamatan Latambaga.

Bupati Kolaka Resmikan Masjid Ummu Zahrah

KOLAKA, MYSULTRA – Bupati Kolaka, Ahmad Safei meresmikan penggunaan masjid Ummu Zahrah di jalan H Larurung, kelurahan Kolakaasi, kecamatan Latambaga, kamis (12/5/2016) malam dirangkaikan peringatan isra miraj.
Menurut Safei, dengan dibangunnya masjid yang begitu megah dan diberinama masjid Ummu Zahrah, bermakna masyarakat sekitar masjid sudah sejahtera, sekaligus bertanda masyarakat sekitar hidup rukun dengan banyaknya jemaah masjidnya.
Menurut Bupati, ada tiga pilar pembangunan yang dijalankan di Kolaka yakni pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Pembangunan masjid yang dilakukan masyarakat merupakan bagian dari pilar itu sendiri, sebab membangun tempat ibadah bukan hanya kewajiban pemerintah.
Ketua pembangunan masjid Ummu Zahrah, H Duana Said mengungkapkan, peresmian masjid yang dilakukan bupati menjadi maklumat kalau masjid itu merupakan milik umat. Begitupun surah Al isra sudah mengisyaratkan bagaimana Rasulullah melakukan perjalanan dari masjid ke masjid, dimulai dari masjidil haram ke masjidil Aqsa Palestina, serta masjid baitul makmur di sidratul muntaha.
Adapun ‎ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Kolaka, KH M Zakariah dalam tauziyahnya mengungkapkan, ‎perjalanan isra miraj Nabi Muhammad identik masjid, sebab Nabi isra dari masjidil haram ke masjidil aqsa. Adapun masjid pertama yang dibangun Nabi Adam adalah masjidil haram yang kemudian dilanjutkan Nabi Ibrahim. Sementara masjid Aqsa dibangun oleh Nabi Yakub.
Dalam perjalanan isra miraj, secara logika tidak masuk akal dalam waktu semalam bisa melewati perjalanan panjang, bahkan ke langit. Namun dengan pendekatan iman itu semua dapat dibenarkan, sebab tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah.
Ketika diperjalankan mata Rasulullah sama dengan malaikat sehinga bisa meliht orang yang sudah lama mati seperti Nabi Adam (zakiyah malakiyah). Begitupun saat menghadap Allah, dimana Malaikat Jibril tidak bisa menghadap matanya menjadi zakiyah faoka malakiyah atau mata diatas mata Malaikat.
“Ketika rasulullah ke Medina yang pertama dilakukan adalah membangun masjid,” kata Pimpin Pondok Pesantren Al Mawaddah wa Rahmah Kolaka.( A Arsyad).

 

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *