Home » EKONOMI » Bupati Kolaka Ancam Pimpin Demo Tutup PT Vale Kolaka

Bupati Kolaka Ancam Pimpin Demo Tutup PT Vale Kolaka

Bupati Kolaka, Ahmad Safei

My Sultra – Kolaka

Bupati Kolaka, Ahmad Safei  mengungkapkan akan memimpin demo menutup PT Vale Indonesia (eks Inco) di Kolaka jika kehadirannya tidak memberi manfaat bagi masyarakat.

“Didepan Dirjen ESDM saya sampaikan. Maafkan saya kalau suatu saat saya akan pimpin demo untuk tutup PT Vale.”Tegas Bupati dihadapan pimpinan DPRD Kolaka, Forum Komunikasi Pemerinrah Daerah, Pimpinan SKPD, tokoh masyarakat dan LSM pada acara Musrembang RPJMD Kolaka di kantor Bappeda, Sabtu (21/6).

Menurut Bupati, Kabupaten Kolaka memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang kaya, tapi hanya dilihat dan tidak bisa memberikan kesejahteraan pada rakyat. Tidak bisa keluar emas dari perut bumi kalau hanya dilihat tiap hari, tapi harus diolah. Seperti halnya PT Vale yang memiliki lahan 26 ribu hektar di Kolaka hanya bisa dilihat dan tidak diapa-apakan selama puluhan tahun, sementara disampingnya ada perusahaan milik negara yakni PT Antam yang terseok-seok mencari bahan baku sampai ke Maluku Utara. Dari pada ambil bahan baku ke Maluku utara, lebih baik kerjasama saja dengan PT Vale.

Menurut mantan sekda Kolaka ini, kerjasama antara PT Antam dan PT Vale pernah dilakukan dalam bentuk CRA. Ketika ditanya Antam kenapa sampai putus?, ternyata hanya terkait harga yang tidak disepakati kedua belah pihak dan bukan tersangkut Undang-Undang. Hal ini disebabkan karena dalam kerjasama tersebut tidak melibatkan Pemda Kolaka. Jika ada pemda ditengah, kerjasama ini tidak akan putus.

“Kalau ada Pemda ditengah bisa injak kaki. Tanya maunya apa. Apakah mau tinggal di Kolaka menyengsarahkan rakyat atau mensejahterakan. Kalau mau menyengsarakan lebih baik out. Selesai. Untuk kepentingan masyarakat tidak ada tawar menawar. Masa kita mau kayak ayam mati dilumpuk padi? Kita tidak mau, tidak mau sejahtera 20 tahun lagi tapi mau sejahtera sekarang.”Tegas Ahmad Safei yang mendapat tepuk tangan riuh semua undangan, sambil meminta dukungan terkait masalah PT Vale.

Karena itulah, Bupati berharap kerjasama antara PT Vale dan PT Antam dalam bentuk CRA dengan melibatkan Pemda Kolaka bisa dilanjutkan demi kesejahteraan masyarakat, daripada lahan seluas 26 ribu hektar dibiarkan begitu saja dan tidak bisa diapa-apakan, apalagi areal yang diberikan pada PT Vale itu diberikan oleh negara dan sesuai amanat UU untuk memberikan kesejahteraan rakyat.

Safei mengungkapkan, sebelumnya dirinya ke Jakarta tuk bertemu dengan Dirjen ESDM dan menyampaikan keluhannya bahwa kabupaten Kolaka yang kaya akan SDA, tapi nyatanya diberbagai tempat kemiskinan masih ada. Hal ini siapa yang harus disalahkan? Yang bodoh adalah pemerintah punya SDA tapi tidak dimanfaatkan, sehingga tidak perlu menyalahkan orang lain, Apalagi semua aturan yang bikin manusia, bahkan UUD saja bisa diubah, apalagi kalau hanya UU Minerba jika tidak berpihak pada rakyat. (Armin)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *