Home » Berita Terpopuler » Bupati Kery Bakal Pasang Badan Untuk Masyarakat Amonggedo
Ketua DPRD Konawe Gusli Topan Sabara saat membuka kegiatan Hearing.

Bupati Kery Bakal Pasang Badan Untuk Masyarakat Amonggedo

UNAAHA, MY SULTRA.COM .

Bupati Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) Kery Saipul Konggoasa, bakal pasang badan untuk masyarakat Kecamatan Amonggedo, yang saat ini menuntut royalti kepada perusahaan PT.ST Nickel Resources yang berimpestasi di daerah kelahirannya itu.

Hal tersebut di ungkapkan oleh ketua komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Ardin saat menggelar hearing bersama masyarakat Kec.Amonggedo dan Pemerintah Kabupaten beserta perwakilan perusahaan PT.ST Nickel Resources. Rabu (23/3/2016).

Sebelumnya sempat terjadi Konflik, antara masyarakat Amonggedo dengan PT. ST Nickel Resources, akan tetapi konplik tersebut mulai reda setelah adanya titik temu. Tuntutan masyarakat tentang royalti mulai menemui titik terang setelah Bupati, Kery Saiful Konggoasa siap pasang  badan.

Ardin mengungkapkan, soal masyarakat Amonggedo dan perusahaan tambang, telah  diselesaikan setelah adanya pembicaraan  tingkat tinggi.

Ardin mengatakan, Bupati sendiri yang bakal berkomunikasi langsung dengan Direktur PT.ST Nickel Resources, Chin Lung. Bahkan Kery berjanji kepada masyarakat AmonggedoPT.ST Nickel Resources bakal memberikan royalti sebesar USD 1 per metrik ton.

“Bupati kita langsung yang menjanjikan ini tadi malam. Makanya masyarakat tidak perlu resah. Urusan mekanisme pembayarannya juga akan menjadi pembahasan bupati dan pimpinan perusahaan,” tegas Ardin meyakinkan masyarakat.

Menanggapi tawaran itu, Ketua Forum Masyarakat Amonggedo Bersatu (Famber), Alimin mengatakan, pihaknya sepakat dengan hal tersebut. Bahkan ia menjanjikan bahwa masyarakat Amonggedo siap mengawal operasi perusahaan.

“Kami siap mengawal perusahaan. Terkait masalah sengketa tanah yang ada di pengadilan, juga akan kami cabut,” terangnya.

Aksi “gontot-ngototan” antara pimpinan hearing dengan masyarakat sempat terjadi. Saat masyarakat meminta kepastian tentang realisasi janji tersebut. Namun Ardin, dengan nada tinggi menegaskan kalau bupatilah yang jadi jaminannya.

Seperti diketahui, Senin (21/3/2016) massa Famber sempat menyerbu DPRD Konawe, menuntut penghentian operasi PT. ST Nickel Resources selama kasus sengketa tanah masih dalam proses peradilan. Namun, pimpinan DPRD Konawe tidak bisa mengeluarkan rekomendasi tersebut, sebab pihaknya tidak memiliki wewenang. Massa pun sempat mengajak-acak gedung dewan yang terhormat itu.

Penulis: Rido

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *