Home » Berita Terpopuler » Bupati Ingin Kolaka Jadi Kawasan Pertambangan

Bupati Ingin Kolaka Jadi Kawasan Pertambangan

 Bupati kolaka, ahmad safei

 

MySultra.Com. Kolaka
Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei menginginkan supaya kabupaten Kolaka menjadi kawasan pertambangan, sebab  Sumber Daya Alam (SDA) di bumi Mekongga ini sangat kaya akan mineralnya.

Demi mewujudkan keinginannya, Bupati mengaku telah melakukan pertemuan dengan pihak Pemprov Sultra maupun Kementerian ESDM untuk membicarakan hal itu. PT Antam UBP Nikel Sultra nanti akan dijadikan sebagai bapak angkat untuk perusahaan-perusahaan yang telah memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kolaka tapi tidak bisa membuat pabrik pemurnian atau smelter. Ore mereka nantinya akan dibeli oleh PT Antam.

“Kita bikin kawasan pertambangan di Kolaka tapi tidak membikin badan otorita untuk menguasai, karena tidak boleh ada negara didalam negera.”Kata Ahmad Safei saat memimpin rapat evaluasi kinerja pembangunan SKPD lingkup Pemkab Kolaka, Rabu (11/6) di aula rapat BKD.

Terkait Cooperative Resources Agreement (CRA) PT Vale (eks PT Inco) yang sebelumnya perna dijadikan umpan pabrik PT Antam, Bupati mengungkapkan akan dilakukan lagi, sebab hal ini sudah dibicarakan kedua belah pihak, meskipun ada sebagian kalangan yang menganggap melanggar, pada hal dalam Kontrak Karya (KK) dikatakan bisa dilakukan kontrak kerjasama dengan pihak lain, apalagi pada prinsipnya Dirjen Kementerian ESDM setuju adanya kerjasama PT Vale dan PT Antam.

Bupati mengungkapkan, akibat diperlakukannya Peraturan Penerintah (PP) No 1 Tahun 2014 dan Permen ESDM Nomor 1 Tahun 2014 tentang  Peningkatan Nilai Tambah Mineral Melalui Kegiatan Pengolahan dan Pemurnian Mineral Didalam Negeri yang berlaku efektif tanggal 12 Januari 2014 yang melarang ekspor bahan mentah (Ore), di Kabupaten Kolaka menyebabkan sekitar 5 ribu orang kehilangan pekerjaan. Berdasarkan data dari Kepolisian Resort Kolaka saat ini terjadi peningkatan perceraian dan kriminalitas, sebab pesangon yang diberikan perusahaan kepada mantan karyawan hanya bisa bertahan selama 4 bulan. Inilah sekarang yang dipikirkan bagaimana 5 ribu orang yang di PHK kembali bekerja.

“Nantinya tidak usah persoalkan hak Kabupaten dan Provinsi berapa dia dapat, karena yang dipikirkan sekarang hilangnya pekerjaan 5 ribu orang.”Kata Ahmad Safei.

Karena itulah Bupati meminta kepada semua pihak untuk mendukung usahanya, termasuk sudah menyampaikan kepada PT Antam supaya tidak usah bermain di hulu tapi sebaiknya di hilir. Safei juga mengungkapkan keheranannya karena selama ini yang memberikan izin adalah Pemkab Kolaka, tapi sangat susah ketika mau masuk ke Antam dengan terlebih dahulu melewati banyak pemeriksaan, sementara mobil Pemda sudah sangat jelas, pada hal ketika Antam mengurus izin ke Pemda Kolaka tidak dipersulit.

Tak lupa Safei mengungkapkan bahwa jika ada investor yang mau menanamkan investasinya Rp 50 milyar, semua pengurusannya termasuk pajaknya akan di gratiskan. Tapi kalau ada yang minta IUP di Kolaka saat ini sudah tidak ada lahan lagi.

Penulis : Armin

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *