Home » Berita Terpopuler » Beda Agama Dilarang Adopsi Anak

Beda Agama Dilarang Adopsi Anak

Kendari – MySultra.Com

Jika anda merencanakan akan mengadopsi anak, sebaiknya mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan hukum dikemudian hari.

Salah satu syarat atau ketentuan mengadopsi anak, tentu kita memiliki kesamaan agama. Untuk mengetahui agama anak yang akan diadopsi adalah, dengan mencari tahu asal usul agama yang dianut orang tua anak tersebut.

Hal ini dipaparkan Analis Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr. Lindha, SH.MH saat membawakan materi sosialisasi Budaya HAM dan perlindungan Anak diaula Kelurahan Ambekairi Kabupaten Konawe. Senin (24/8).

Menurutnya,  berdasarkan Konvensi Hak Anak PBB Tahun 1989, ada 10 hak yang harus diberikan untuk anak yakni, Hak untuk bermain, Hak untuk mendapatkan Pendidikan, Hak untuk mendapatkan Perlindungan, Hak untuk mendapatkan nama (identitas), Hak untuk mendapatkan status kebangsaan, Hak untuk mendapatkan makanan, Hak untuk mendapatkan akses kesehatan, Hak untuk mendapatkan rekreasi,. Hak untuk mendapatkan kesamaan dan Hak untuk memiliki peran dalam pembangunan.

Dengan demikian, anak yang diadopsi jelas dilindungi undang – undang sehingga dalam sosialisasi perlindungan anak membutuhkan pemahaman terkait Hak Asasi Manusia (HAM).

Hak asasi merupakan satu kesatuan yang melekat pada diri manusia sejak dalam kandungan, materi ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Hukum dan Hak Asasi Manusia Kemenkumham Sultra Sunyoto.

Dalam paparannya, diacara sosialisasi tersebut, setiap masyarakat miskin memiliki hak mendapatkan bantuan hukum.

Bantuan hukum diberikan secara cuma – cuma oleh Negara melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang telah mendapatkan penegesahan.

Salah seorang warga Ambekairi Kabupaten Konawe, Abd Rasyad (60) menyambut baik sosialisasi yang digelar Kemenkumham Sultra, diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, budaya HAM di daerahnya makin dihormati.

“Sosialisasi ini baik, karena kami mendapatkan pengetahuan tentang hukum, diantara cara mengadopsi anak dn bantuan hukum bagi masyarakat miskin secara gratis yang seblumnya kami belum mengetahui,”ungkap Rasyd.

Acara sosialisasi dibuka kepala Bidang (Kabid) Hukum Pemerintah kabupaten Konawe, Badaruddin, turut hadir kepala kelurahan Ambekairi, Irawan. S dan diikuti sekitar 40 warga di daerah tersebut.(Mas`ud)


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Ketgam:
WR II USN Kolaka, Syahrir Sahaka

18 Pendaftar CPNS Tes SKB di USN Kolaka

KOLAKA, MYSULTRA.COM– Sedikitnya 18 orang pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, ...

Ilustrasi

Dinasti Korupsi Yang Dibentuk Di Atas Meja Makan keluarga

(Belajar Dari Dinasti Korupsi E-KTP, Dinasti Korupsi RS Sumber Waras dan Garuda Indonesia) Tradisi korupsi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *