Home » Berita Terpopuler » Bawaslu : Konsel dan Konut Rawan Pelanggaran Pilkada
Ilustrasi pengaman pilkada
Ilustrasi pengaman pilkada

Bawaslu : Konsel dan Konut Rawan Pelanggaran Pilkada

Kendari-MySultra.Com

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sultra mencatat Konawe Selatan (Konsel) dan Konawe Utara (Konut) adalah daerah yang rawan pelanggaran pilkada.

Selain itu, masih ada beberapa kabupaten seperti Wakatobi, Buton Utara (Butur), Muna, Konawe  Kepulauan (Konkep) dan Kolaka Timur (Koltim).

“Konsel dan Konut akan menjadi perhatian khusus  panwas dalam pilkada serentak 9 Desember 2015, tapi kabupaten lain juga kami tetap fokus. Khusus Konkep  rawan karena kondisi geografi dan terbatasnya sarana komunikasi,” kata Koordinator Divisi Pencegahan, Bawaslu Sultra Munsir Salam pada Sosialisasi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di salah satu hotel di Sultra.

“Secara nasional indeks kerawanan pemilu Sultra berada pada urutan 15, peringkat ini bisa naik atau turun tergantung kualitas pilkada nanti,” jelasnya lagi.

Kegiatan yang dibuka Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu, dihadiri Ketua DPRD Sultra Abd Rahman Saleh, Ketua KPU Sultra Hidayatullah, unsur panwas kabupaten/kota, utusan Polda, parpol, ormas, dan unsur pers.

Alasan mendasar sehingga Konsel dan Konut disebut rawan didasarkan pada pilkada sebelumnya dimana ada intimidas, keterlibatan PNS, juga karena ada pengerahan massa dari daerah tertentu.

“Pilkada sebelumnya di Konsel terjadi intimidasi dari oknum tertentu untuk memilih salah satu calon, begitupula di Konut adanya politik uang dan keterlibatan PNS,”pungkas Munsir.

Untuk meminimalisir terulangnya kejadian pelanggaran pilkada, pihaknya akan bekerja secara maksimal dengan mengerahkan semua potensi yang dimiliki agar hasil pilkada berkualitas.

Sementara itu, Direktur Puspaham Sultra, Kisran Makati mengatakan hal lain yang harus diperhatikan dalam pilkada adalah potensi disalahgunakanya dana desa.

“Dana desa dari pemerintah pusat yang jumlahnya puluhan miliar rupiah jangan sampai dikemas seakan-akan merupakan dana dari salah satu calon,”tandasnya.

Selain itu, untuk mencegah terjadinya pengerahan massa dari Kota Kendari atau daerah lain ke daerah yang menyelenggarakan pilkada  maka harus dilakukan pengawasan secara ekstra ketat. (ido)


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

HPN

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

bangsoet mysultra

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *