Home » Berita Terpopuler » Barang Kadaluarsa Dijual di Swalayan

Barang Kadaluarsa Dijual di Swalayan

Kadaluarsa :  Kadisperindag, Syamsul Kadar memperlihatkan barang jualan disalah satu swalayan yang sudah kadaluarsa pada wabup kolaka, Muhammad jayadin.

MySultra – Kolaka

Barang yang sudah kadaluarsa ditemukan masih dijual disalah satu swalayan di Kolaka. hal ini terlihat saat dilakukan sidak terkait stabilan harga dan ketersediaan stok bahan pokok menjelang lebaran idul fitri yang dipimpin wakil Bupati Kolaka, Muhammad Jayadin, senin (21/7).

Ketika romombongan memasuki swalayan Alaska di jalan Khairil Anwar, Kadis Koperasi, Peindustrian dan Perdagangan, Syamsul Kadar melihat tomato ketohup nasional 5 kg yang sudah kadaluarsa atau expayer tanggal 14 Juli 2014. Spontan dia langsung memanggil pegawai dan meminta supaya pemilik swalayan supaya dihadirkan, serta meminta supaya barang yang sudah kadaluarsa diamankan dan tidak dijual lagi.

Dihadapan pemilik swalayan, Kadisperindag  meminta mempertanyakan kenapa tidak segera menghubungi distributor untuk segera meminta barang yang tidak laku untuk diganti. Atas pertanyaan Kadisperindag, pemilik swalayan meminta maaf karena itu semua keteledoran para pegawainya dan segera menyingkirkan barang yang baru beberapa hari kadaluarsa.

Terkait ditemukannya barang yang sudah kadaluarsa, Kadisperindag mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan tindakan preventif dengan tidak ada yang dirugikan. Awalnya pihaknya akan menyurati distributor supaya mengambil dan menganti barang yang sudah kadaluarsa. Seharusnya, dalam aturan dikatakan bahwa tiga bulan sebelum barang kadaluarsa pemilik swalayan sudah harus melapor kepada distributor supaya menganti barangnya.

“Kami menilai ini merupakan keteledoran para pegawainya yang tidak melaporkan barang yang sudah akan kadaluarsa.”kata Syamsul Kadar.

Namun jika nanti barang kadaluarsa tetap dijual dan ditemukan, pihak Disperindag akan mengamankan barang tersebut. Seperti halnya saat operasi pasar di pasar raya Mekongga, beberapa staf Disperindag terpaksa mengamankan bahan pokok berupa royko rasa sapi, sambal dan sardines ABC karena sudah beberapa kali ditemukan barang tersebut tetap dijual.

Sementara itu, Wakil Bupati Muhammad Jayadin menegaskan, jika ditemukan bahan pokok yang sudah kadaluarsa, sebaiknya diamankan, dari pada dibiarkan beredar akan berbahaya bagi konsumen

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Suasana Rapat PWI Sultra tolak Rencana Perubahan Hari HPN

PWI Sultra Menolak Keinginan Dewan Pers Ubah Tanggal HPN

KENDARI, MYSULTRA.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras keinginan Dewan Pers ...

Asrun Huhua, Rapatkan Barisan

Asrun – Hugua Dukung Kabaena Kepulauan Jadi Kabupaten

KENDARI, MYSULTRA.COM – Pasangan Calon Gubernur – Calon Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Asrun- Hugua) menyatakan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *