Home » Berita Terpopuler » Banjirnya TKA di Sultra Bisa Memicu Kerawanan Sosial
Ilustrasi :TKA Dari Cina di amankan di polda Kalbar karena digunakan tanpa izin

Banjirnya TKA di Sultra Bisa Memicu Kerawanan Sosial

KENDARI, MYSULTRA.COM – Membanjirnya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja disektor pertambangan di Sulawesi Tenggara (Sultra) bisa memicu kerawanan sosial bahkan bisa memicu konflik horizontal anata penduduk lokal dan TKA bahkan konflik antar negara.

Hal tersebut terungkap dalam rapat Kordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Tk Provinsi, Kabupaten Kota seSultra yang di buka Sekda Prov Sultra, Lukman Abunawas, Kamis.

Dalam rapat tersebut terungkap pada tahun 2016 lalu sekitar 30.000 TKA dari Cina yang berada di Sultra baik yang bekerja di beberapa perusahaan pertambangan  Di Sultra maupun yang melalui Bandara Haluoleo Kendari, selanjutnya meneruskan perjalanan ke Morowali Sulawesi Tengah untuk bekerja pada tambang nikel di daerah tersebut.

Tahun 2016 lalu ada yang menyebut angka TKA 30.000 orang.  ternyata termasuk yang ke Morowali. Selain itu, Juga terjadi perbedaan data yang ada di Imigrasi dan Depnaker” kata Kompol Jumsah, dari Intelkam Polda ketika bercicara mewaili Kapolda Sultra.

Para TKA ini mengerjakan pekerjaan kasar semacam tukang batu, tukang gali, pembesian sehingga menimbulkan kecemburuan tenaga kerja lokal sebab mereka juga bisa mengerjakannya.

Selain itu ada perbedaan tajam gaji tenaga kerja lokal dengan TKA, pada posisi yang sama tenaga kerja lokal mendapatkan upah hanya Rp.2.250.000 per bulan sedang TKA diupah Rp 12 -15 juta per bulan. “Semua ihak yang terkait harus mengantisipasi masalah ini sebab bisa saja memicu kerawanan social bahkan konflik horizontal;” tegas Jumsah {ICAN}

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...