Home » Headline » Azhari Harap Pendidik Bentuk Anak Didik Budi Pekerti
Upacara hari pendidikan nasional di kampus merah maron USN Kolaka
Upacara hari pendidikan nasional di kampus merah maron USN Kolaka

Azhari Harap Pendidik Bentuk Anak Didik Budi Pekerti

“Karena itu, mari kita membentuk anak didik yang cerdas dan memiliki akhlak yang baik,”

KOLAKA, MYSULTRA.COM – Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka Dr Azhari berpesan kepada para pendidik memaknai hari pendidikan, bukan sekedar membentuk generasi didik yang cerdas, melainkan membentuk anak didik budi pekerti dan akhlak yang baik.

“Melalui Hardiknas, kita sepatutnya mengoreksi diri kita, apa yang telah kita berikan kepada generas pelanjut kedepan, apakah kita hanya melakukan aktivitas by doing atau aktivitas kerja saja,” kata Azhari saat memberikan pengarahan pada dosen dan staf USN, selasa (2/5/2017).

Aktivitas sekedar masuk kantor yang dimaksud dengan menjadi dosen atau guru sekedar mengajar, dan pulang dengan melaksanakan pekerjaan seperti mesin, sehingga tidak ada nurani sebagai pendidik. Sementara hakekat guru adalah pendidik yang akan dimintai pertanggung jawaban di dunia dan akhirat.

“Karena itu, mari kita membentuk anak didik yang cerdas dan memiliki akhlak yang baik,” harapnya.

Rektor negeri termuda ini juga berpesan kepada orang tua, agar dalam mendidik anaknya supaya mengedepankan etika dan moral yang baik, sehingga dapat terbentuk insan yang berguna bagi bangsa, serta tidak menanggu orang lain.

Dia juga menekankan bahwa USN selaku perguruan tingi tidak bisa bertanggung jawab sendiri untuk memebentuk generasi pelanjut yang cerdas dan berakhlak, karena memiliki keterbnatasan. Tapi merupakan tanggungjawab bersama, dosen, pemerintah dan masyarakat.

“Kami memiliki keterbatasan bertatap muka, ditambah dengan ada sebagian dosen kami yang kesadarannya dalam mendidik belum memeiliki rasa tanggung jawab dalam membangun manusia yang sadar akan tanggung jawabnya terhadap dunia dan akhirat, makanya pendidikan itu adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jabab guru, dosen atau ustadz, tapi tanggung jawab bersama,” kata Azhari.

Penulis: (A Arsyad)


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

yusril

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...