Home » Berita Terpopuler » Azhari Haramkan Kegiatan Fisik bagi Maba

Azhari Haramkan Kegiatan Fisik bagi Maba

 

.Rektor USN, Azhari

MySultra – Kolaka

Rektor Universitas SembilanBelas November (USN) Kolaka, Azhari mengharamkan kegiatan fisik dalam kegiatan latihan kepemimpinan Mahasiswa Baru (Maba) yang dikemas dalam bentuk pena Maba.

“Saya haramkan kegiatan fisik bagi Maba. Saya tekankan untuk memberikan kualitas tidak ada kegiatan fisik, kalau mau fisik saya antar ke 725″tegas Rektor ditemui, senin (1/9/2014) di ruang kerjanya.

Azhari mengungkapkan, kalau nanti ada kegiatan fisik yang dilakukan Mahasiswa kepada para Maba, kemudian Maba keberatan maka dihimbau untuk melapor ke pihak kepolisian. Bahkan sanksi tegaspun akan diberikan pada Mahasiswa yang melakukan kekerasan pada Maba berupa tindakan skorsing, maupun Drop Out (DO).

Untuk mengantisipasi adanya kegiatan fisik, Rektor telah membuat sebuah kebijakan atas larangan melakukan kegiatan fisik. Jika nanti terjadi masalah dalam kegiatan Pena Maba, yang harus bertanggungjawab adalah PR III. Meski demikian, Azhari tetap memaklumi kalau Maba laki-laki di plontos asalkan rapi, tapi kalau ada Maba yang menolak untuk di plontos tidak boleh dipaksa.

Selain itu, Rektor negeri termuda di Indonesia yang mendapat rekor MURI ini juga mengharamkan pada panitia untuk melakukan pungutan liar pada Maba. Jika ingin beli pulpen maupun buku panitia harus beli sendiri. Maba diminta untuk memfoto dan melaporkan panitia kepada Rektor jika ada yang memaksa untuk melakukan pungli. Jika ini terjadi, tidak segan-segan untuk men-DO maupun skorsing Mahasiswa yang melakukan perbuatan tidak terpuji tersebut.

Tak lupa Azhari menyampaikan Permendikbud RI nomor 49 tahun 2014 tentang standar nasional pendidikan tinggi, dimana dalam Pemendikbud tersebut dijelaskan bahwa pendidikan S1 paling lama 5 tahun, lebih dari 5 tahun akan di DO. Karena itu, Mahasiswa yang sudah mendekati 5 tahun akan dibantu dan ditelusuri kendala yang dihadapi, tapi kalau lebih dari itu akan di DO.

Ditempat terpisah, PR III USN, Kadaruddin selaku pihak yang bertanggungjawab atas kegiatan pena menyatakan, dalam legiatan ini pihaknya telah mengundang Gubernur Sultra, Kapolda, Danrem, Bupati Kolaka dan Kopertis untuk memberikan materi. Kegiatan Pena dilaksanakan dari tanggal 3 september sampai 5 september 2014 di gedung islamic center Kolaka. Dalam kegiatan ini tidak ada kegiatan fisik dan itu sudah dibuatkan perjanjian dan akan dipantau dengan sanksi yang keras. Semua kegiatan bersifat keilmuan.

“Kampus USN tidak mampu memuat seribu Mahasiswa, karena itu kami menggunakan islamic center.”Kata Kadaruddin. (Armin)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Suasana Rapat PWI Sultra tolak Rencana Perubahan Hari HPN

PWI Sultra Menolak Keinginan Dewan Pers Ubah Tanggal HPN

KENDARI, MYSULTRA.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras keinginan Dewan Pers ...

Asrun Huhua, Rapatkan Barisan

Asrun – Hugua Dukung Kabaena Kepulauan Jadi Kabupaten

KENDARI, MYSULTRA.COM – Pasangan Calon Gubernur – Calon Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Asrun- Hugua) menyatakan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *