Home » Berita Terpopuler » Amran Jamin ‎Indonesia Tidak Lagi Mengimpor Beras

Amran Jamin ‎Indonesia Tidak Lagi Mengimpor Beras

Kolaka,mysultra.com

Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaeman menjamin kalau Indonesia saat ini tidak lagi mengimpor beras.

“Satu tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres Yusuf Kalla, tidak ada infor beras,” kata Amran Sulaeman saat menghadiri panen raya padi di Kelurahan Tosiba, Kecamatan Samaturu, Kolaka Sultra, Sabtu (24/10/2015)

Mentan menegaskan kalau dirinya tidak ingin bangsa Indonesia mewariskan generasi dengan mengimpor beras, seakan masyarakatnya tidak berdaya. Mengimpor  beras sama artinya menguatkan Negara lain dan melemahkan para petani, sebaliknya dengan tidak mengimpor  berarti menguatkan para petani.

“Untuk memotong rantai mahalnya harga beras, petani hendaknya menjual ke Bulog dan Bulog menjual ke toko.” ungkapnya.

Amran juga menyampaikan kebijakan yang diambil diawal diberikan amanah sebagai Mentan, ‎yakni merubah regulasi yang menghambat pertanian. Salah satu contoh kebijakan yang dulunya selalu ditender berupa benih, pupuk dan traktor kini tidak lagi. Sebab dulu Dipa keluar januari dan proses tender selama tiga bulan. Karena itu dirubah dan dibuatkan Peraturan Presiden (Perpres) menjadi Penunjukan Langsung (PL).

“Kalau regulasi yang keliru dan kebijakan yang keliru, jauh lebih berbahaya dari pada koruptor” tegas Amran Sulaeman. Begitupun jika kabupaten yanh diberikan bantuan justru produksinya tidak meningkat, tidak akan diberikan lagi bantuan. Selain itu, perbaikan infrastruktur terutama irigasi yang ditarget tiga tahun selesai, dimana setiap tahun satu juta hektare, sampai hari ini sudah mencapai 1,5 juta ha, diharapkan tahun ini selesai 3 juta hectare dan tidak usah menunggu 3 tahun sesuai target Presiden. Begitupun Alat Mesin Pertanian (Alsintan) tahun lalu hanya 40 ribu unit, tahun ini meningkat berkali lipat dengan target 80 ribu unit.

“Karena kebijakan tidak tender tapi PL atau Penunjukan Langsung, saat ini mencapai 62 ribu unit sudah terdistribusi, kalau tender 4 tahun tidak akan selesai,” katanya.

Menurut Mentan, saat ini Indonesia bahkan sudah mengekspor jagung sebanyak 4 ribu ton, 60 ribu ton kacang hijau, termasuk bawang yang tadinya berencana akan mengimpor  dibatalkan setelah turun kelapangan, bahkan sekarang Indonesia telah mengekspor bawang 4 ribu hingga 5 ribu ton. Ternyata Kementan satu-satunya yang dapat mengendalikan devisa hingga Rp 52 triliun.

(A Arsyad)

 


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

HPN

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

bangsoet mysultra

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *