Home » Berita Terpopuler » Alot Pembahasan Raperda Pembangunan Daerah Berwawasan Pengurangan Resiko Bencana

Alot Pembahasan Raperda Pembangunan Daerah Berwawasan Pengurangan Resiko Bencana

MySultra – Kendari

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) “Pembangunan Daerah Berwawasan Pengurangan Resiko Bencana “ di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Selasa 09/12/2014) berjalan alot. Peserta rapat dari unsur Kementerian Hukun dan Ham mempersoalkan ketidak sesuaian nama/judul perda dengan isi bahkan dinilai tidak sesuai dengan Peraturan dan Perundangan yang menjadi landasan raperda tersebut.

Dihadapan rapat yang dipimpin oleh Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Kendari, Ir.H Syamsuddin Rahim, para peserta dari Kementerian Hukum dan Ham, dan Bagian Hukum menoroti penggunaan Pasal 9 Undang-Undang No 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana mengatur wewenang pemerintah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, sedang  penanggualangan resiko bencana hanyalah bagian kecil dari penanggualangan bencana. “Karena itu kalau landasan hukumnya tetap menggunakan UU Nomor 24, maka judul perdanya harus dirubah.

Meski demikian seluruh peserta rapat sepakat bahwa perda tersebut akan mengatur penanggulangan bencana mulai dari pra bencana, saat tanggap darurat dan pra bencana.

Pimpinan rapat,  berdasarkan suara terbanyak tetap memutuskan untuk tetap menggunakan judul raperda tersebut dan selanjutnya melanjutkan pembahasan pasal demi pasal. Namun hingga pukul 14.30 pembahasan belum selesai hingga akhirnya rapat diskor dan rencananya akan dilanjutkan pada Senin 15 Desember mendatang.(S.Duhari)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *