Home » Berita Terpopuler » ‎Ini Alasan BPM PD Kolaka Cairkan Dana Pada 70 Desa

‎Ini Alasan BPM PD Kolaka Cairkan Dana Pada 70 Desa

Kolaka,MySultra.com
Tujuh Puluh desa dari 100 desa yang ada ‎di Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara sudah  bisa menikmati dana desa, setelah sebelumnya di blokir Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPM PD) kabupaten Kolaka.
“Alhamdulillah kami sudah mencairkan dana desa ke rekening 70 desa di kabupaten Kolaka.”kata kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPM PD) Kolaka, Akbar ditemui selasa (7/7/2015).
Akbar mengungkapkan, sudah menjelang dua minggu dana desa mereka telah cairkan ke rekening masing-masing desa setelah diblokir demi pengendalian, sambil menunggu Kades membuat perencanaan desain dan RAB. Setelah rampung desain dan RAB nya, langsung mereka cairkan dananya. Tinggal 30 desa yang belum dicairkan karena mereka belum merampungkan desain dan RAB.
“Sudah hampir rampung semua. Ada yang sementara asistensi dan perbaikan. Kami siapkan asistensinya di kantor BPM PD dan diharapkan semuanya secepatnya rampung supaya segera di cairkan.”katanya.
Mantan ‎camat Wolo dan Lambandia ini mengungkapkan, awalnya mereka terkendala pendamping dari Pusat yang belum ada sesuai perintah UU, sehingga mereka akali dengan memanfaatkan kader-kader desa‎ karena dana ini merupakan pemberdayaan sebab belum ada acuan. Namun baru-baru ini ada surat dari Kementerian Desa (Kemendes) tentang pendamping sementara dengan menunjuk eks PNPM yang di kontrak selama 4 bulan kedepan dibiayai APBN tanpa mengambil dana desa.
“Jadi pendamping sementara dari eks PNPM honor mereka dibayar oleh Kemendes menggunakan dana APBN.”katanya.
Meski demikian, pihak BPM PD tetap melakukan pengendalian dengan ‎tidak keseluruhan mencairkan dana ke rekening desa, tapi diberikan hanya 50 persen sambil melihat apakah program berjalan dengan baik atau tidak. Ini dilakukan karena BPM PD merupakan pelaksana teknis, sebab dana desa ini rawan terjadi penyalagunaan yang berujung pada pidana.
“Karena itu kami selaku pelaksana teknis mengambil langkah-langkah. Mengambil saja langkah-langkah belum tentu benar, apalagi tidak sama sekali.”kata Akbar.
Demi berjalannya dana desa sesuai sasaran karena dana ini dikelola sendiri oleh desa, maka Akbar mengharapkan ‎dengan cairnya dana desa bisa teratasi semua masalah desa sesuai kewenangan desa seperti membuat duekker maupun jembatan yang bisa diatasi sendiri tanpa harus dilaporkan ke kabupaten, juga dengan dana ini infrastruktur di desa akan baik yang berdampak peningkatan ekonomi rakyat, serta dapat menciptakan tenaga kerja, sebab dengan dana itu masyarakat bisa menjadi tukang maupun buruh di desanya sendiri.
“Jadi semua berbentuk pemberdayaan dan tidak ada yang dilelang. Jadi yang ada kendaraannya bisa digunakan mengangkut pasir atau batu.”kata Akbar.(A Arsyad)‎

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *